Atlas pola grafik untuk pembaca Indonesia

Panduan sederhana untuk pola grafik klasik.

Enam pola yang dicari aturan tertulis di riwayat harga emas dan lima saham IDX: Aneka Tambang, Adaro Energy, Bukit Asam, Vale Indonesia dan Merdeka Copper Gold. Setiap halaman membahas satu pola, menggambarnya pada potongan harga nyata, dan menyebut apa yang ditemukan aturan dan apa yang tidak.

Head and shouldersDouble topSegitiga

Tiga cara membaca atlas ini

Ketiga cara ini saling melengkapi: definisi memberi kerangka, FAQ menguji pemahaman, dan contoh nyata menunjukkan batas penilaian.
Grafik garis Bukit Asam selama sepuluh tahun dengan deretan garis kecil di bawahnya untuk setiap pola grafik yang ditemukan aturan tertulis
Penutupan harian Bukit Asam (PTBA) selama sepuluh tahun. Di bawah garis, setiap kemunculan yang ditemukan aturan tertulis ditandai satu per satu; bagian berarsir adalah contoh yang digambar di halaman situs ini. Riwayat dibaca pada 6 November 2026

Cara membaca satu halaman di situs ini

Setiap halaman pola dibuka dengan bukti, baru penjelasan. Tepat di bawah judul ada grafik yang digambar dari bar harian nyata: candle berongga berarti penutupan di atas pembukaan, candle terisi berarti penutupan di bawahnya, pita pucat adalah bentuk polanya, garis putus-putus adalah garis yang dipakai definisi, dan lingkaran berlabel adalah titik yang dipakai aturan. Di bawah grafik ada keterangan yang menyebut instrumen, sumber, dan tanggal riwayat dibaca, serta berapa kejadian yang ditemukan aturan dalam sepuluh tahun.

Sesudah grafik datang definisi dalam bahasa sederhana, lalu definisi yang sama dalam angka aturan, lalu bagaimana pola gagal dan apa yang tidak bisa dikatakan pola itu. Tidak ada halaman yang memberi sinyal, sasaran harga atau skor, dan tidak ada yang mengatakan ke mana harga akan pergi. Satu halaman berakhir dengan temuan, bukan grafik, karena aturan tidak menemukan apa pun untuk digambar.

Enam instrumen, semuanya dari sumber yang sama

Riwayat di balik situs ini adalah enam seri harian: emas (futures COMEX, dolar AS per troy ons) dan lima saham IDX, yaitu Aneka Tambang, Adaro Energy, Bukit Asam, Vale Indonesia dan Merdeka Copper Gold, dalam rupiah per saham. Semuanya berjalan dari 7 November 2016 sampai 5 November 2026 dan dibaca sekali dari Yahoo Finance pada 6 November 2026.

Daftar ini tidak mewakili seluruh bursa. Saham tambang dan energi menyumbang banyak sekali kejadian karena bergerak tajam, dan hasilnya mencerminkan itu. IHSG tidak dipakai dan kurs dolar-rupiah tidak digambar. Situs ini memilih jumlah instrumen yang cukup untuk mencari enam pola dengan wajar, lalu menamai setiap instrumen di keterangan grafik supaya pembaca tahu persis seri mana yang dilihatnya.

Setiap seri membawa jumlah barnya sendiri setelah pembersihan: emas 2.437, Aneka Tambang 2.410, Adaro Energy 2.398, Bukit Asam 2.392, Vale Indonesia 2.399 dan Merdeka Copper Gold 2.264. Merdeka Copper Gold paling pendek karena paling banyak hari tanpa rentang, 195 hari. Angka-angka ini ada di halaman metodologi, dan pembaca bisa mencocokkannya dengan riwayat yang sama dari sumber yang sama, yang tautannya ada di setiap keterangan grafik.

Enam pola, enam aturan tertulis

Head and shoulders (HS-1) mencari lima titik balik bergantian setinggi sedikitnya 5 ATR dengan bahu yang berbeda paling banyak 0,25 dari tinggi pola. Double top (DT-1) dan double bottom (DB-1) mencari dua puncak atau dua lembah yang berbeda paling banyak 0,15 dari kedalaman, dengan lembah atau puncak di antaranya sedikitnya 5 ATR. Segitiga naik dan turun (AT-1, AT-2) mencari garis mendatar yang disentuh dua kali dalam 1 ATR dan sisi miring yang bergerak sedikitnya 0,5 ATR per sentuhan.

Bendera (BF-1, BF-2) memerlukan tiang setinggi sedikitnya 8 ATR dalam 4 sampai 15 sesi dan bendera 5 sampai 20 sesi yang mengembalikan 10 sampai 50 persen tiang. Kanal (CN-1, CN-2) memerlukan dua titik balik sejajar dengan garis lawan 3 sampai 12 ATR jauhnya. ATR adalah rata-rata rentang sebenarnya selama 14 sesi, sehingga aturan yang sama berarti hal yang sama pada emas dan pada saham yang harganya seribu kali lebih kecil.

Apa kata hitungan

Dalam sepuluh tahun, aturan menemukan satu head and shoulders, lima double top, nol double bottom, tiga segitiga naik, lima segitiga turun, 24 bull flag, 13 bear flag, 39 kanal naik dan 34 kanal turun, di enam instrumen.

Kontrasnya adalah pelajarannya. Bentuk yang membutuhkan banyak syarat berurutan, seperti head and shoulders dan double bottom, muncul sangat jarang atau tidak sama sekali. Bentuk yang hanya meminta dua garis yang cukup sejajar, seperti kanal, muncul puluhan kali, dan banyak di antaranya berbagi candle yang sama. Hitungan ini tidak mengurutkan pola menurut kegunaannya dan tidak berkata apa pun tentang apa yang terjadi setelah sebuah pola. Hitungan hanya menunjukkan seberapa menuntut tiap definisi tertulis ketika bertemu enam seri nyata.

Hitungan itu tidak dibulatkan atau disaring: ia adalah keluaran aturan apa adanya, termasuk nol untuk double bottom. Nol itu tampil di halaman dan di kartu, bukan disembunyikan.

Mengapa penutupan yang menyelesaikan pola

Setiap pola dihitung ketika sebuah penutupan menyelesaikannya, bukan sebelumnya. Double top dihitung saat sesi menutup di bawah lembah, segitiga saat sesi menutup di luar garis mendatar dalam 25 sesi, bendera saat sesi menutup di luar garis bendera dalam 3 sesi, kanal saat sesi menutup di luar kedua garis.

Alasannya sederhana: bentuk yang digambar sebelum penutupan masih sebuah harapan. Trader melihat dua puncak dan menyebutnya double top ketika harga masih di antaranya; aturan menunggu. Grafik berhenti pada atau tepat sesudah penutupan penyelesaian, dan tidak ada yang digambar sesudahnya dipakai untuk memutuskan apa pun. Pembaca yang ingin tahu apa yang terjadi berikutnya harus melihatnya di platform, dan halaman ini sengaja tidak menyebutkannya.

Tiga saham yang ditambahkan, dan apa yang berubah

Pencarian pertama memakai emas, Aneka Tambang dan Adaro Energy. Hasilnya: tidak ada head and shoulders dan tidak ada double bottom. Alih-alih melonggarkan aturan, situs menambah tiga saham IDX yang tidak dipakai situs lain dalam jaringan ini, yaitu Bukit Asam, Vale Indonesia dan Merdeka Copper Gold, lalu menjalankan aturan yang sama dengan ambang yang sama.

Hasilnya terbagi dua. Head and shoulders ditemukan satu, pada Vale Indonesia pada 2026. Double bottom tetap nol pada keenam instrumen. Itu pelajaran tentang cara kerja: jumlah instrumen boleh bertambah untuk mencari lebih luas, tetapi ambang aturan tidak boleh disentuh setelah hasilnya terlihat, karena aturan yang diubah sampai pola ditemukan hanya mengukur perubahan itu sendiri.

Mengapa jumlah kanal bukan jumlah kejadian bebas

Aturan menemukan 39 kanal naik dan 34 kanal turun, jauh lebih banyak daripada pola lain. Angka itu perlu dibaca hati-hati. Sebuah kanal bisa berlangsung sampai 80 sesi dan pencarian berjalan di setiap sesi, sehingga dua kanal yang bertetangga bisa berbagi hampir seluruh candle-nya. Situs menghitung kejadian yang terpisah, tetapi keterpisahan itu terbatas.

Enam seri juga bergerak di pasar yang sama: ketika beberapa saham tambang turun bersama dalam minggu yang sama, kanal yang mereka hasilkan tidak saling bebas. Jadi 73 kanal tidak berarti 73 kali bukti tentang kanal. Itu hanya berarti definisi kanal cukup longgar untuk terpenuhi sering sekali pada seri yang bergerak tajam.

Kerapian memilih contoh, bukan hasil

Bila aturan menemukan banyak kejadian, halaman menggambar satu: yang paling bersih menurut ukuran aturan itu sendiri, misalnya selisih paling kecil antara dua puncak double top atau paling kecil pengembalian tiang pada bendera. Ukuran kerapian itu hanya dipakai untuk memilih contoh, dan keterangan gambar mengatakannya.

Ukuran itu tidak pernah melihat apa yang terjadi sesudahnya. Contoh yang dipilih tidak dipilih karena berhasil, dan contoh yang tidak dipilih tidak disisihkan karena gagal. Situs ini juga tidak menerbitkan skor kerapian untuk pola mana pun, karena skor akan terbaca sebagai kualitas sinyal, dan situs ini tidak menerbitkan sinyal.

Halaman tanpa grafik

Halaman double bottom tidak memiliki grafik. Aturan DB-1 dijalankan pada setiap bar dari keenam instrumen dan tidak menemukan satu pun dalam sepuluh tahun. Situs bisa melonggarkan aturan sampai ada potongan yang lolos, atau meminjam contoh dari pasar lain, dan keduanya akan menaruh gambar di halaman. Tak satu pun jujur.

Temuannya sempit: ditulis secara persis, double bottom tidak muncul pada emas, Aneka Tambang, Adaro Energy, Bukit Asam, Vale Indonesia dan Merdeka Copper Gold antara 2016 dan 2026. Itu tidak berarti pola itu tidak pernah terjadi di tempat lain. Pembaca yang ingat double bottom dari grafik ingat bentuk yang lebih longgar daripada yang didefinisikan di sini, dan halaman ini ada untuk menunjukkan beda antara bentuk yang diingat dan aturan yang diterapkan.

Bar tanpa rentang

Sumber kadang mencetak bar yang harga tertingginya sama dengan harga terendahnya: hari libur bursa atau hari kosong yang diisi satu harga. Bar semacam itu tidak memuat sesi. Jika dibiarkan, ia tampak seperti inside bar dan menurunkan ATR yang dipakai setiap ambang. Sebelum aturan dijalankan, bar tanpa rentang dikeluarkan: 77 pada emas, 50 pada Aneka Tambang, 61 pada Adaro Energy, 67 pada Bukit Asam, 60 pada Vale Indonesia dan 195 pada Merdeka Copper Gold.

Langkah ini sama untuk setiap aturan dan terjadi sebelum hitungan apa pun, sehingga tidak bisa memihak hasil. Pembaca yang membandingkan grafik di sini dengan grafik platform mungkin mendapati satu tanggal hilang; riwayat tersimpan tidak menunjukkan rentang perdagangan pada tanggal itu.

Apa yang ditinggalkan contoh yang digambar

Satu grafik menunjukkan satu kejadian, yang paling bersih menurut ukuran aturan bila ada beberapa, dan keterangannya menyebut berapa yang ditemukan. Grafik meninggalkan apa yang terjadi sesudahnya dalam bentuk yang bisa dihitung, karena menghitung hasil memerlukan definisi keberhasilan dan situs ini tidak menerbitkannya. Grafik meninggalkan volume, karena riwayat tersimpan hanya memuat pembukaan, tertinggi, terendah dan penutupan. Grafik juga meninggalkan setiap kerangka waktu selain harian dan setiap instrumen selain keenam ini.

Grafik meninggalkan reputasi pola juga. Pola yang terkenal tidak otomatis bisa diandalkan, dan grafik dengan garis di atasnya tidak membuktikan apa pun kecuali aturan di balik garis itu disebutkan. Halaman-halaman ini menyebutkan aturannya, menunjukkan satu kejadian, dan berhenti.

Di mana halaman broker berada

Situs ini menaut ke satu broker, FxPro, dari tombol di header dan dari ajakan di bagian bawah setiap halaman. Tautan itu adalah hubungan iklan: jika pembaca membuka akun lewat tautan itu, situs ini dibayar. Halaman broker menjelaskan dengan kata-kata sederhana apa itu kontrak selisih, apa yang bukan, dan apa yang perlu dibaca dalam syarat sebelum akun dibuka dari Indonesia.

Tidak satu pun halaman pola memerlukan akun itu. Setiap grafik, aturan dan hitungan ada di halaman itu sendiri. Tiket order di platform trading meminta ukuran, stop dan take profit, dan itulah keputusan yang tidak bisa dibuat pola grafik untuk siapa pun.

Enam pola grafik, masing-masing ditemukan di riwayat harga nyata

Setiap kartu adalah potongan harga harian nyata tempat sebuah aturan tertulis menemukan pola, digambar dari riwayat yang disimpan situs ini untuk Emas (futures COMEX), Aneka Tambang, Adaro Energy, Bukit Asam, Vale Indonesia, Merdeka Copper Gold. Buka kartu untuk melihat grafik lengkap dan aturannya.

  • Head and shouldersVale Indonesia · 17 Des 2025 – 1 Jul 2026
  • Double topMerdeka Copper Gold · 5 Jun 2017 – 22 Jan 2018
  • SegitigaMerdeka Copper Gold · 1 Agu 2025 – 11 Feb 2026
  • BenderaAdaro Energy · 4 Des 2017 – 5 Feb 2018
  • KanalBukit Asam · 31 Mei – 11 Nov 2022
Akun trading

Buka akun untuk mempraktikkan pola

Pola grafik hanyalah alat baca, bukan perintah. Jika ingin memasang order, Anda memerlukan akun trading. FxPro menawarkan akun latihan tanpa biaya dan platform untuk membuka grafik yang sama.